Seputar Publik / Berita

PTPN IV PalmCo Targetkan 5.120 Sertifikasi Kompetensi, Perkuat SDM Unggul untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Sawit Nasional

Transformasi SDM melalui sertifikasi kompetensi, penguatan asesor internal, dan pengembangan Subject Matter Expert (SME) menjadi strategi PalmCo dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.
 PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen perusahaan mempercepat sertifikasi kompetensi bagi 5.120 tenaga kerja sebagai langkah strategis membangun SDM unggul, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing industri kelapa sawit nasional. PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen perusahaan mempercepat sertifikasi kompetensi bagi 5.120 tenaga kerja sebagai langkah strategis membangun SDM unggul, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat daya saing industri kelapa sawit nasional.

Seputarpublik.com || JAKARTA – PTPN IV PalmCo terus mempercepat transformasi sumber daya manusia (SDM) melalui program sertifikasi kompetensi berskala besar. Perusahaan menargetkan sebanyak 5.120 tenaga kerja memperoleh sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari strategi membangun SDM yang profesional, kompeten, adaptif, dan berdaya saing guna memperkuat produktivitas serta keberlanjutan industri kelapa sawit nasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan investasi strategis perusahaan dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

> "Standardisasi kompetensi tidak hanya meningkatkan kualitas individu karyawan, tetapi juga menjadi penggerak utama peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang semakin baik," ujar Jatmiko.

Hingga Juni 2026, PalmCo telah mencetak 2.581 tenaga kerja tersertifikasi di bidang tanaman. Jumlah tersebut terdiri atas 86 Asisten Kepala, 336 Asisten Afdeling, serta 2.159 Mandor I dan Mandor Pemeliharaan yang telah memiliki kompetensi terverifikasi sesuai standar industri.

Keberadaan tenaga kerja bersertifikat tersebut diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memastikan operasional perkebunan berjalan lebih efektif, efisien, dan berkinerja tinggi.

Tulis Komentar

Komentar