Seputarpublik, Jakarta – Dalam rangka memperingati HUT RI ke 78, Rukun Warga (RW) 12 kelurahan Pejagalan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara menggelar acara “Malam Hiburan Rakyat” pada Sabtu (02/09/2023) malam.
Acara di gelar di depan POS RW 12 yang beralamat di jl. Kura, kelurahan Pejagalan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Acara di mulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, disusul sambutan – sambutan sampai dengan pembagian doorprize untuk seluruh masyarakat.
Acara ini di hadiri seluruh para staf RW, para RW dan RT Pejagalan serta Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pejagalan dan kapospol Penjaringan.
Diantara para tamu undangan, hadir Lurah Pejagalan ICHSAN FIRDAUSY. Lurah yang terkenal dengan gaya nyentrik ini, tak segan-segan ikut membaur dengan masyarakatnya. Bahkan pada kesempatan itu, sang lurah ikut menyumbangkan dua buah lagu, serta ikut berdendang ria dengan goyang bersama masyarakatnya, wujud kecintaan terhadap pemimpin, masyarakat pun antusias ikut berdendang ria.

Zulham yang merupakan ketua panitia pelaksana acara tersebut menyampaikan, “saya ucapkan terimakasih untuk seluruh pihak yang sudah ikut andil dalam pelaksanaan acara ini, ” Zulham pun memaparkan secara gamblang dan transparan donatur – donatur yang telah menyumbangkan dana untuk terselenggaranya acara tersebut.
Hal senada juga di sampaikan oleh ketua RW 12 kelurahan pejagalan, Dadang Sumitra, ” saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh jajaran khususnya panitia yang sebagian besar adalah merupakan anak-anak karang taruna serta para donatur,,sengaja acara hiburan ini di selenggarakan di awal September ini, karena sebenarnya pada tgl 17 Agustus kami memang sudah mengadakan acara lomba- lomba dan di tambah saat ini kami sedang merenovasi pos RW,, meskipun demikian saya sangat bangga Kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini,, seluruh elemen masyarakat saya bersatu, ” tegasnya.
Ketika ditanya soal anggaran, ketua RW yang akrab disapa Rw Mitra ini menambahkan, ” kalo anggaran kami sama-sama gotong royong dari setiap RT, khas RW dan para donatur. Intinya saya sangat senang dan bangga meskipun masyarakat saya berbeda-beda suku dan agama tapi di RW 12 ini kompak dan bersatu sehingga wilayah RW 12 sampai saat ini aman, damai dan nyaman. Pungkas Sumitra. (*/Rendy)