Salah satu tokoh masyarakat Tionghoa Fuidy Luckman yang menjadi dewan pembina di kegiatan budaya tersebut menilai diadakannya Cap Go Meh di Krendang ini menjadi salah satu bagian kegiatan dalam rangka melestarikan budaya Nusantara yang mendorong semangat dan memperkokoh persatuan bangsa Indonesia.
Senada dengan Phang Mui Jun, Fuidy Luckman juga mengatakan Cap Go Meh di Krendang ini mirip dengan yang ada di Singkawang.
“Jadi masyarakat yang belum sempat melihat Perayaan Cap Go Meh dengan atraksi Tatung di Singkawang, bisa melihatnya di Krendang ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman internationalmedia.

Wakil Camat Tambora Abdul Khoir yang hadir di acara tersebut, dalam kata sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan Cap Go Meh di Krendang.
Menurutnya kegiatan seperti ini bisa meningkatan daya tarik wisata lokal. Karena itu, dia meminta di tahun mendatang, Perayaan Cap Go Meh di Krendang bisa ditingkatkan dan diperbesar lagi.
Turut hadir bersama Wakil Camat Tambora Abdul Choir, Danramil 02/TB Kapten Chb Wahidin, perwakilan Polsek Tambora dan sejumlah tokoh masyarakat Tionghoa, antara lain Hasan Karman, Tjhai Leo Nardi, Markus Bun dan lain-lain.
Komentar