Seputar Publik / Berita

Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kompetensi Petani, RPN dan PPTK Gelar Kelas Budidaya Teh di Bandung

Program edukasi PT Riset Perkebunan Nusantara dan Pusat Penelitian Teh dan Kina membekali petani teh rakyat dengan teknologi budidaya modern guna meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing teh nasional.
Petani teh rakyat mengikuti Kelas Belajar Budidaya Teh yang diselenggarakan Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara dan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) di Bandung sebagai upaya meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing komoditas teh nasional. Petani teh rakyat mengikuti Kelas Belajar Budidaya Teh yang diselenggarakan Holding Perkebunan Nusantara melalui PT Riset Perkebunan Nusantara dan Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) di Bandung sebagai upaya meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing komoditas teh nasional.

Seputarpublik.com || BANDUNG – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) bersama Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas teh nasional melalui penyelenggaraan Kelas Belajar Budidaya Teh bagi petani teh rakyat di Kabupaten Bandung.

Kegiatan yang berlangsung pada 3 Juni 2026 ini diikuti oleh petani dari berbagai kelompok tani sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai teknologi budidaya teh yang sesuai dengan kondisi serta karakteristik masing-masing kebun.

Program tersebut merupakan bagian dari strategi PPTK dalam memperluas diseminasi hasil riset dan inovasi kepada masyarakat, khususnya petani teh rakyat. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan teknik budidaya yang lebih efektif sehingga produktivitas dan kualitas hasil panen dapat terus meningkat.

Dalam pelaksanaannya, kelas budidaya menghadirkan narasumber dari berbagai bidang keahlian di lingkungan PPTK, meliputi Agronomi, Tanah dan Nutrisi Tanaman, Pengolahan Hasil, Engineering, hingga Sosial Ekonomi. Pendekatan multidisiplin tersebut memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai pengelolaan usaha tani teh, mulai dari aspek budidaya hingga pengolahan hasil.

Tulis Komentar

Komentar