
Sedangkan menjelang perayaan tahun baru Pengaman objek wisata sangat diperlukan untuk mencegah jangan sampai terjadi kemacetan di areal tersebut demi kenyamanan masyarakat.
Untuk kegiatan Pada malam tahun baru agar dilakukan pengetatan izin pelaksanaan kegiatan, ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas akibat kegiatan tersebut.
Optimalkan peran command center sebagai pusat informasi selama proses pengamanan dalan Operasi Lilin Rinjani 2022.
Perkuat strategi komunikasi publik dengan memanfaatkan semua sarana teknologi yang ada, sehingga masyarakat tau tentang kegiatan yang kita lakukan.
Keberhasilan pengamanan ini merupakan tanggungjawab kita bersama oleh karena itu diperlukan sinergitas dan solidaritas yang solid antara seluruh stakeholder yang ada.
Laksanakan tugas dengan baik, lakukan dengan humanis, jadikan tugas ini sebagai tugas ibadah bagi kita semua.
Apa yang kita lakukan ini merupakan wujud pengabdian kita kepada negara dan masyarakat.
Usai upacara, saat diwawancarai rekan-rekan media, Kapolda NTB menjelaskan bahwa operasi yang berlangsung 11 hari ini ( 23 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023 ) melibatkan 1455 personel gabungan TNI Polri, Pemerintah dan masyarakat.
“Pos-pos ini disiapkan di beberapa titik keramaian seperti pintu-pintu masuk pulau Lombok, tempat-tempat wisata serta lokasi keramaian lainnya untuk mempermudah pelayanan,”jelasnya.
“Karena operasi ini bertujuan untuk pelayanan serta keamanan masyarakat, maka sudah seharusnya kita laksanakan dengan sungguh-sungguh untuk menciptakan kenyamanan masyarakat,” jelas Djoko menambahkan.
Dalam operasi ini terdapat 32 pos pelayanan dan pos pengamanan yang disiapkan semuanya untuk masyarakat. Diharapkan kepada seluruh personel yang bertugas agar menjalankannya dengan penuh rasa tanggungjawab sehingga kamtibmas di NTB dapat terjaga.
Komentar